EVE - Wall-E

Minggu, 29 Maret 2015

ANALISIS SISTEM

Sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang di maksudkan untuk mencapai suatu tujuan.

SYARAT - SYARAT SISTEM
  Syarat-syarat sistem antara lain :
  •    Sistem harus dibentuk umtuk menyelesaikan suatu tujuan.
  •    Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan.
  •   Adanya hubungan diantara elemen sistem.
  •   Unsur dasar dari proses (arus informasi, energi, dan material) lebih penting daripada elemen sistem.

KARAKTERISTIK SISTEM



Untuk memahami dan mengembangkan suatu sistem, maka perlu membedakan unsur-unsur dari sistem yang membentuknya .
  • Batasan (Boundary)
  • Lingkungan (Environment)
  • Masukan
  • Keluaran
  • Komponen
  • Interface (Penghubung)
  • Penyimpanan
KLASIFIKASI SISTEM
Klasifikasi sistem informasi adalah suatu bentuk kesatuan antara satu komponen dengan satu komponen lainnya, karena tujuan dari sistem tersebut memiliki akhir tujuan yang berbeda untuk setiap perkara atau kasus yang terjadi dalam setiap sistem tersebut. 
Sehingga sistem tersebut dapat diklasifikasikan menjadi beberapa sistem, diantaranya yaitu:


1. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik 
  • Sistem Abstrak (Abstract System) merupakan sistem yang berupa suatu konsep atau gagasan, atau sistem yang berupa suatu ide-ide atau suatu pemikiran yang bersifat non fisik yaitu tidak terlihat secara fisik.
  • Sistem Fisik (Physical System) merupakan sistem yang terlihat secara fisik contohnya seperti sistem akuntansi, sistem transportasi, sistem komputer, sistem produksi, dll

2. Sistem Deterministik dan Sistem Probabilistik
  • Sistem Deterministik (Deterministic System) merupakan suatu sistem yang bergerak atau beroperasi dengan cara yang dapat diperkirakan secara tepat, dan dapat mengetahui interaksi yang terjadi pada setiap bagian-bagiannya. Contohnya yaitu sistem komputer.
  • Sistem Probabilistik (Probabilistic System) merupakan suatu sistem yang tidak dapat memperkirakan hasil akhirnya atau kondisi masa depannya secara tepat karena memiliki unsur probabilitas (kemungkinan atau tidak tentu). Contohnya seperti sistem persediaan barang, dan lain sebagainya.

3. Sistem Terbuka dan Sistem Tertutup
  • Sistem terbuka (Open System) merupakan sistem yang berhubungan dan mendapatkan pengaruh dari lingkungan luar untuk mendapatkan inputan dan melakukan proses sehingga menghasilkan keluaran. Karena sistem ini merupakan sistem yang mendapatkan pengaruh dari lingkungan luar atau merupakan sistem yang terbuka, maka sistem ini harus memiliki pengendalian yang baik, sehingga secara relatif tertutup, karena sistem yang tertutup akan secara otomatis akan terbuka untuk pengaruh yang positif saja. Contohnya sistem keorganisasian.
  • Sistem tertutup (Close System) kebalikan dari sistem terbuka, yaitu sistem yang tidak behubungan dan tidak mendapatkan pengaruh dari lingkungan luar, sehingga sistem ini tidak melakukan pertukaran materi, energi, ataupun informasi, dan secara otomatis akan bekerja tanpa adanya campur tangan dari lingkungan luar. Contohnya reaksi kimia dalam sebuah tabung. Secara teoritis sistem tersebut ada, akan tetapi pada kenyataanya sistem tersebut tidak sepenuhnya tertutup, yang ada hanyalah relatively close system (sistem yang relatif tertutup atau tidak sepenuhnya tertutup).

4. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan
  • Sistem Alamiah (Natural System) merupakan sistem yang terjadi karena proses-proses alam tanpa adanya campur tangan manusia, karena memang tidak ada campur tangan manusia dan merupakan proses yang alamiah. Contohnya seperti rotasi perputaran bumi, sistem tatasurya, dan lain sebagainya.
  • Sistem Buatan (Human Made System) merupakan sistem yang dirancang oleh manusia atau merupakan sistem yang proses terjadinya melibatkan campur tangan manusia. Sistem ini juga melibatkan mesin, sehingga sering kali disebut Human Machine System. Contohnya Sistem komputer.

5. Sistem Sederhana dan Sistem Kompleks
Dilihat dari tingkat kerumitannya sistem juga dapat dibagi menjadi sistem sederhana dan sistem kompleks. Contoh dari sistem sederhana yaitu sistem yang ada pada sepeda, sedangkan contoh dari sistem kompleks yaitu terjaddi pada otak manusia.

METODE SISTEM


  • BLACKBOX APPROACH
  • ANALITYC SISTEM.

  1. BLACKBOX APPROACH
    Suatu sistem dimana input dan outputnya dapat didefinisikan tetapi prosesnya tidak diketahui atau tidak terdefinisi.
    Metode ini hanya dapat dimengerti oleh pihak dalam ( yang menangani ) sedangkan pihak  luar  hanya  mengetahui  masukan  dan  hasilnya.  Sistem  ini  terdapat  pada subsistem tingkat terendah. Contoh : - bagian pencetakan uang, proses pencernaan.
     
  2. ANALITYC SISTEM
    Suatu  metode  yang  mencoba  untuk  melihat  hubungan  seluruh  masalah  untuk menyelidiki kesistematisan tujuan dari sistem yang tidak efektif dan evaluasi pilihan dalam bentuk ketidak efektifan dan biaya.
    Dalam metode ini beberapa langkah diberikan seperti di bawah ini menentukan :
    a. Identitas dari sistem.
    • sistem apa yang diterapkan.
    • batasannya. 
    • apa yang dilaksanakan sistem tersebut.

b. Menentukan tujuan dari sistem.

    • output yang dihasilkan dari isi sistem.
    • fungsi dan tujuan yang diminta untuk mencoba menanggulangi ingkungan.

c. Bagian-bagian apa saja yg terdapat dalam sistem dan apa tujuan dari masing-masing bagian tersebut.

    • tujuan masing-masing bagian sistem harus jelas.
    • cara apa yang digunakan subsistem untuk berhubungan dengan subsistem lain.

d. Bagaimana  bagian-bagian  yang  ada  dalam  sistem  itu  saling  berhubungan menjadi satu kesatuan.


 

Rabu, 18 Maret 2015

SISTEM ANALIS

Sistem analis merupakan individu kunci dalam proses pengembangan sistem. Sistem analis mempelajari masalah dan kebutuhan dari organisasi untuk menentukan bagaimana orang,data,proses,komunikasi dan teknologi informasi dapat meningkatkan pencapaian bisnis.
  • Salah satu contoh bisnis adalah Berjualan
Sistem analis juga merupakan orang yang bertanggung jawab pada proses analisa dan perancangan sistem informasi.
Mengapa dikatakan kunci pengembangan sistem ????
karena ada fungsi manajemen yang didalamnya terdapat POAC (Planning, Organizing, Actualing, Controlling).
Planning : Melakukan Analisis Data / Menyimpulkan data
Organizing : suatu tindakan atau kegiatan menggabungkan seluruh potensi yang ada dari seluruh bagian dalam suatu kelompok orang atau badan atau organisasi untuk bekerja secara bersama-sama guna mencapai tujuan yang telah ditentukan bersama, baik untuk tujuan pribadi atau tujuan kelompok dan organisasi.
Actuating : implementasi dari perencanaan dan pengorganisasian, dimana seluruh komponen yang berada dalam satu sistem dan satu organisasi tersebut bekerja secara bersama-sama sesuai dengan bidang masing-masing untuk dapat mewujudkan tujuan.
Controling : pengendalian semua kegiatan dari proses perencanaan, pengorganisasian dan pelaksanaan, apakah semua kegiatan tersebut memberikan  hasil yang efektif dan efisien serta bernilai guna dan berhasil guna.
Sistem Analis :
  • Pengetahuan analis sistem harus luas, tidak hanya pada teknologi komputer,
    tetapi juga pada bidang aplikasi yang ditanganinya.
  • Pekerjaan analis sistem dalam pembuatan program terbatas pada pemecahan
    masalah secara garis besar.
  • Pekerjaan analis sistem melibatkan hubungan banyak orang, tidak terbatas
    pada sesama analis sistem,programer tetapi juga pemakai sistem dan manajer.
TANGGUNG JAWAB SISTEM ANALIS
 Tanggung jawab sistem analis meliputi :
  1. Pengambilan data yang efektif dari sumber bisnis
  2. Aliran data menuju komputer
  3. Pemrosesan dan penyimpanan data dengan komputer
  4. Aliran dari informasi yang berguna kembali ke proses bisnis dan penggunanya.
FUNGSI ANALIS
   Fungsi Analisis Sistem seperti dibawah ini, yaitu :
  1. Mengidentifikasikan masalah-masalah dari user.
  2. Menyatakan secara spesifik sasaran yang harus dicapai untuk memenuhi kebutuhan user.
  3. Memeilih alternatif-alternatif metode pemecahan masalah.
  4.  Merencanakan dan menerapkan rancangan sistemnya sesuai dengan permintaan user.
KONSEP DASAR ANALISIS SISTEM
Didalam tahap analisis sistem terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh analis sistem sebagai berikut:
1.  Identify, yaitu mendefinisikan masalah.
2.  Understand, yaitu memahami kerja dari sistem yang ada.
3.  Analyze, yaitu menganalisis sistem.
4.  Report, yaitu membuat laporan hasil analisis.

ANALISIS PIECES
Untuk mengidentifikasi masalah, maka harus dilakukan analisis terhadap kinerja, informasi, ekonomi, pengendalian, efisiensi, dan pelayanan. 
Panduan ini dikenal dengan analisis PIECES (Performance, Information, Economic, Control, Efficiency, Service).
Analisis dilakukan pada sistem informasi lama yang berupa hard copy seperti brosur apabila band tersebut akan mengadakan pentas. 
Dari analisis ini biasanya didapatkan beberapa masalah dan akhirnya dapat ditemukan masalah utamanya

Untuk lebih jelasnya lagi mengenai PIECES, di bawah ini akan dijelaskan mengenai pengertian dari masing – masing komponen PIECES 


1. Analisis Kinerja Sistem ( Performance )
Kinerja adalah suatu kemampuan sistem dalam menyelesaikan tugas dengan cepat sehingga sasaran dapat segera tercapai. Kinerja diukur dengan jumlah produksi (throughput) dan waktu yang digunakan untuk menyesuaikan perpindahan pekerjaan (response time).

2. Analisis Informasi ( Information )
Informasi merupakan hal penting karena dengan informasi tersebut pihak manajemen (marketing) dan user dapat melakukan langkah selanjutnya. Apabila kemampuan sistem informasi baik, maka user akan mendapatkan informasi yang akurat, tepat waktu dan relevan sesuai dengan yang diharapkan.

3. Analisis Ekonomi ( Economy )
Pemanfaatan biaya yang digunakan dari pemanfaatan informasi. Peningkatan terhadap kebutuhan ekonomis mempengaruhi pengendalian biaya dan peningkatan manfaat. Saat ini banyak perusahaan dan manajemen mulai menerapkan paperless system (meminimalkan penggunaan kertas) dalam rangka penghematan. Oleh karena itu dilihat dari penggunaan bahan kertas yang berlebihan dan biaya iklan di media cetak untuk media publikasi, sistem ini dinilai kurang ekonomis. 

4. Analisis Pengendalian ( Control )
Analisis ini digunakan untuk membandingkan sistem yang dianalisa berdasarkan pada segi ketepatan waktu, kemudahan akses, dan ketelitian data yang diproses.

5. Analisis Efisiensi ( Efficiency )
Efisiensi berhubungan dengan bagaimana sumber tersebut dapat digunakan secara optimal. Operasi pada suatu perusahaan dikatakan efisien atau tidak biasanya didasarkan pada tugas dan tanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan. 

6. Analisis Pelayanan ( Service )
Peningkatan pelayanan memperlihatkan kategori yang beragam. Proyek yang dipilih merupakan peningkatan pelayanan yang lebih baik bagi manajemen (marketing), user dan bagian lain yang merupakan simbol kualitas dari suatu sistem informasi.