EVE - Wall-E

Selasa, 14 April 2015



SUB SISTEM DAN SISTEM

1.       Pengertian Kebutuhan Sistem
1.       Penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian komponen untuk identifikasi dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan, dan kebutuhan yang diharapkan .
2.       Langkah Dasar Analisis
o   Identifikasi masalah
o   Memahami kerja sistem
o   Analisis sistem
o   Membuat Laporan : sebelum dan yang akan datang.

3.       Identifikasi Masalah
Masalah dapat didefinisikan sebagai suatu pertanyaan yang diinginkan untuk dipecahkan.
Hal yang dilakukan :
1.       Identifikasi penyebab masalah
Analisis memiliki pengetahuan yang cukup tentang aplikasi yang sedang dianalisis
Ex : Aplikasi Bisnis
2.       Identifikasi titik keputusan
Titik yang menunjukkan suatu kondisi yang menyebabkan suatu terjadi. Menggunakan dokumen flowchart yang dimliki perusahaan.
3.       Identifikasi personil personil kunci
Identifikasi pada personil kunci yang langsung maupun tidak langsung yang dapat menyebabkan terjadinya masalah tersebut


4. Memahami Kerja Sistem
Untuk mempelajari secara terinci bagaimana sistem yang ada beroperasi sebelum mencoba untuk menganalis masalah, kelemahan, dan kebutuhan pemakai.
Langkah yang dilakukan :
·         Melakukan jenis penelitian.
Jenis penelitian : tergantung dari jenis data yang diperoleh (berupa operasi sistem, perlengkapan sistem, pengendalian sistem atau I/O yang digunakan oleh sistem).
·         Merencanakan jadwal Penelitian
·         Membuat Agenda Wawancara
Adanya waktu dan materi yang perlu di diskusikan.
·            Menganalisi Hasil Penelitian
Dokumen sistem lama, yaitu waktu pelaksanaan, kesalahan yang terjadi, pengambilan sample, formulir laporan.


 


Minggu, 29 Maret 2015

ANALISIS SISTEM

Sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang di maksudkan untuk mencapai suatu tujuan.

SYARAT - SYARAT SISTEM
  Syarat-syarat sistem antara lain :
  •    Sistem harus dibentuk umtuk menyelesaikan suatu tujuan.
  •    Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan.
  •   Adanya hubungan diantara elemen sistem.
  •   Unsur dasar dari proses (arus informasi, energi, dan material) lebih penting daripada elemen sistem.

KARAKTERISTIK SISTEM



Untuk memahami dan mengembangkan suatu sistem, maka perlu membedakan unsur-unsur dari sistem yang membentuknya .
  • Batasan (Boundary)
  • Lingkungan (Environment)
  • Masukan
  • Keluaran
  • Komponen
  • Interface (Penghubung)
  • Penyimpanan
KLASIFIKASI SISTEM
Klasifikasi sistem informasi adalah suatu bentuk kesatuan antara satu komponen dengan satu komponen lainnya, karena tujuan dari sistem tersebut memiliki akhir tujuan yang berbeda untuk setiap perkara atau kasus yang terjadi dalam setiap sistem tersebut. 
Sehingga sistem tersebut dapat diklasifikasikan menjadi beberapa sistem, diantaranya yaitu:


1. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik 
  • Sistem Abstrak (Abstract System) merupakan sistem yang berupa suatu konsep atau gagasan, atau sistem yang berupa suatu ide-ide atau suatu pemikiran yang bersifat non fisik yaitu tidak terlihat secara fisik.
  • Sistem Fisik (Physical System) merupakan sistem yang terlihat secara fisik contohnya seperti sistem akuntansi, sistem transportasi, sistem komputer, sistem produksi, dll

2. Sistem Deterministik dan Sistem Probabilistik
  • Sistem Deterministik (Deterministic System) merupakan suatu sistem yang bergerak atau beroperasi dengan cara yang dapat diperkirakan secara tepat, dan dapat mengetahui interaksi yang terjadi pada setiap bagian-bagiannya. Contohnya yaitu sistem komputer.
  • Sistem Probabilistik (Probabilistic System) merupakan suatu sistem yang tidak dapat memperkirakan hasil akhirnya atau kondisi masa depannya secara tepat karena memiliki unsur probabilitas (kemungkinan atau tidak tentu). Contohnya seperti sistem persediaan barang, dan lain sebagainya.

3. Sistem Terbuka dan Sistem Tertutup
  • Sistem terbuka (Open System) merupakan sistem yang berhubungan dan mendapatkan pengaruh dari lingkungan luar untuk mendapatkan inputan dan melakukan proses sehingga menghasilkan keluaran. Karena sistem ini merupakan sistem yang mendapatkan pengaruh dari lingkungan luar atau merupakan sistem yang terbuka, maka sistem ini harus memiliki pengendalian yang baik, sehingga secara relatif tertutup, karena sistem yang tertutup akan secara otomatis akan terbuka untuk pengaruh yang positif saja. Contohnya sistem keorganisasian.
  • Sistem tertutup (Close System) kebalikan dari sistem terbuka, yaitu sistem yang tidak behubungan dan tidak mendapatkan pengaruh dari lingkungan luar, sehingga sistem ini tidak melakukan pertukaran materi, energi, ataupun informasi, dan secara otomatis akan bekerja tanpa adanya campur tangan dari lingkungan luar. Contohnya reaksi kimia dalam sebuah tabung. Secara teoritis sistem tersebut ada, akan tetapi pada kenyataanya sistem tersebut tidak sepenuhnya tertutup, yang ada hanyalah relatively close system (sistem yang relatif tertutup atau tidak sepenuhnya tertutup).

4. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan
  • Sistem Alamiah (Natural System) merupakan sistem yang terjadi karena proses-proses alam tanpa adanya campur tangan manusia, karena memang tidak ada campur tangan manusia dan merupakan proses yang alamiah. Contohnya seperti rotasi perputaran bumi, sistem tatasurya, dan lain sebagainya.
  • Sistem Buatan (Human Made System) merupakan sistem yang dirancang oleh manusia atau merupakan sistem yang proses terjadinya melibatkan campur tangan manusia. Sistem ini juga melibatkan mesin, sehingga sering kali disebut Human Machine System. Contohnya Sistem komputer.

5. Sistem Sederhana dan Sistem Kompleks
Dilihat dari tingkat kerumitannya sistem juga dapat dibagi menjadi sistem sederhana dan sistem kompleks. Contoh dari sistem sederhana yaitu sistem yang ada pada sepeda, sedangkan contoh dari sistem kompleks yaitu terjaddi pada otak manusia.

METODE SISTEM


  • BLACKBOX APPROACH
  • ANALITYC SISTEM.

  1. BLACKBOX APPROACH
    Suatu sistem dimana input dan outputnya dapat didefinisikan tetapi prosesnya tidak diketahui atau tidak terdefinisi.
    Metode ini hanya dapat dimengerti oleh pihak dalam ( yang menangani ) sedangkan pihak  luar  hanya  mengetahui  masukan  dan  hasilnya.  Sistem  ini  terdapat  pada subsistem tingkat terendah. Contoh : - bagian pencetakan uang, proses pencernaan.
     
  2. ANALITYC SISTEM
    Suatu  metode  yang  mencoba  untuk  melihat  hubungan  seluruh  masalah  untuk menyelidiki kesistematisan tujuan dari sistem yang tidak efektif dan evaluasi pilihan dalam bentuk ketidak efektifan dan biaya.
    Dalam metode ini beberapa langkah diberikan seperti di bawah ini menentukan :
    a. Identitas dari sistem.
    • sistem apa yang diterapkan.
    • batasannya. 
    • apa yang dilaksanakan sistem tersebut.

b. Menentukan tujuan dari sistem.

    • output yang dihasilkan dari isi sistem.
    • fungsi dan tujuan yang diminta untuk mencoba menanggulangi ingkungan.

c. Bagian-bagian apa saja yg terdapat dalam sistem dan apa tujuan dari masing-masing bagian tersebut.

    • tujuan masing-masing bagian sistem harus jelas.
    • cara apa yang digunakan subsistem untuk berhubungan dengan subsistem lain.

d. Bagaimana  bagian-bagian  yang  ada  dalam  sistem  itu  saling  berhubungan menjadi satu kesatuan.